Pilihan ini akan mengatur ulang halaman muka situs ini. Mengembalikan setiap widget atau kategori yang telah tertutup.

Reset

[Tahukah Kamu]Google Pun Bisa Ceroboh Dalam Memberikan Nama untuk Bahasa Pemrogramannya

Ketika anda punya perusahaan sebesar Google, dan anda akan memberikan nama sesuatu yang sangat penting seperti bahasa pemrograman, anda harus benar-benar melakukan pengecekan apakah nama itu telah digunakan atau tidak.

Mungkin judul di atas rasanya terlalu vulgar, namun raksasa internet tersebut memang membuat kesal Francis McCabe. Pasalnya, Bahasa pemrograman yang sedang dikembangkan Google diberi nama “Go”. Padahal, jauh sebelum itu telah ada bahasa pemrograman lain yang namanya “Go!”, yang di ciptakan oleh Francis McCabe and Keith Clark. Klik disini untuk penjelasan Go!.

Google baru-baru ini merilis sebuah bahasa pemrograman baru yang diklaim memiliki berbagai kelebihan dari pada bahasa pemrograman pendahulunya. Bahasa pemrograman dari Google ini di gawangi oleh Ken Thompson (co-creator kernel unix) dan Rob Pike (operating system pioneer).
Jika anda searching di Google dengan keyword “Go programming language”, anda tidak hanya akan menemukan bahasa pemrograman Go punyanya Google, namun juga bahasa pemrograman Go yang lain.  Klik disini untuk penjelasan Go (Bahasa Pemrograman Milik Google).

Pencipta “Go!”, McCabe merasa bingung mengapa google bisa tidak menyadari pemberian nama bahasa pemrogramannya sendiri. Ia menyayangkan kenapa Google tidak bisa menemukan referensi pada search engine-nya sendiri.

Pencipta “Go!”, McCabe menyatakan, ” Saya telah bekerja dengan Go! sudah 10 tahun yang lalu. Banyak paper telah dipublikasikan dan saya membuat buku untuk itu”. Bahkan kalau anda browsing di Google, anda akan menemukannya di Google Books, buku tentang Go! yang di scan oleh google sendiri.

Tampilkan ▼

McCabe sendiri menuntut Google untuk mengubah nama bahasa pemrogramannya itu sehingga ia tidak harus mengganti nama bahasa pemrogramannnya. Namun demikian, ia agak pesimis Google akan menangggapi tuntutannya. Jika Google tidak menanggapi permasalahan ini, McCabe menilai Google tidak konsisten dengan mantra Google yang sering digembor-gemborkan, “Don’t be evil

Google belum memberikan jawaban yang pasti tentang permasalahan ini. Sejauh ini, juru bicara Google mengatakan “Baru-baru ini kami menjadi sadar dengan isu Go! dan akan menindak lanjutinya.”

Sumber : kaskus

Artikel Terkait



2 Komentar

  1. Ross says:

    appanage@systematized.hoots” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó!…

  2. milton says:

    francaise@thurbers.weight” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó!!…

Tinggalkan Komentar Anda

Switch to our mobile site