COFEE, Perangkat Forensik Digital dari Microsoft
Wah, cofee atau coffee (yang apabila dialih bahasa ke dalam bahasa Indonesia di google translate) atau kopi adalah minuman yang digunakan untuk menahan kantuk. Tapi apa jadinya bila cofee tersebut disajikan sebagai perangkat forensik digital? COFEE (Computer Online Forensic Evidence Extractor) adalah sebuah aplikasi yang diciptakan Microsoft yang berguna untuk forensik digital. Semakin maraknya dunia kejahatan dengan memanfaatkan berbagai macam kemajuan teknologi yang ada rupanya telah mengundang keprihatinan Microsoft sehingga menciptakan sebuah aplikasi forensik digital yang kemudian disebut juga dengan nama COFEE (Computer Online Forensic Evidence Extractor).
Seringkali bukti kejahatan yang belum bisa dijejak dengan baik adalah bukti-bukti dalam sebuah sistem komputer maupun jaringan data yang kadang hanya bersifat sementara dan akan segera hilang sesaat setelah komputer dimatikan.
Untuk itulah kini aparat penegak hukum perlu dilengkapi dengan COFEE ini. Dengan mempergunakan COFEE diharapkan proses pengolahan bukti forensik digital dapat dilakukan dengan lebih mudah. Menurut rencana, Microsoft akan menyediakan COFEE ini untuk aparat penegak hukum di seluruh dunia tanpa memungut biaya sedikitpun.
Sebagai langkah awal pemakaian COFEE untuk mengatasi maraknya kejahatan dengan menyalahgunakan computer dan Internet, Microsoft bekerjasama dengan INTERPOL dan National White Collar Crime Center (NW3C) telah sepakat untuk mendukung penyediaan COFEE secara gratis untuk aparat penegak hokum di 187 negara di seluruh dunia. NW3C sendiri merupakan organisasi nirlaba yang bertugas mendukung proses penegakan hukum, investigasi dan pendakwaan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang melibatkan teknologi informasi dalam prosesnya.
Seperti yang dijelaskan Microsoft dalam situs resminya, COFEE merupakan perangkat yang dirancang untuk dapat dipergunakan dengan sangat mudah, bahkan oleh orang dengan tingkat pemahaman komputasi yang rendah sekalipun, hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk mengetahui cara kerjanya. Selain itu alat forensik digital ini juga dapat menghasilkan laporan dalam format sederhana untuk diolah dalam penyidikan lebih mendalam oleh para ahli.
Disarikan dari beritanet
Gambar : illustrasi
- 7 Langkah Membasmi Virus OjanBlank
- Bill Gates, Sang Pendiri Microsoft
- [Hati-hati] Hacker Ungkap Dua Teknik Baru Membajak ATM
- Microsoft Kin ONE dan TWO, Smartphone Microsoft Unjuk Gigi.
- Marko Calasan, Gadis 9 Tahun Raih 4 Kali Microsoft Certified
- Top 5 Black Hat Hacker
- Flee..Kamera Lempar Untuk Mendapatkan Foto yang Unik
- Hati-Hati, Charger Baterai Bisa Disusupi Trojan Backdoor
- Tablet Microsoft Courier ‘Bocor’ di YouTube?
- Hati-hati Kalau Service Laptop Anda
- Subhanallah..Ternyata Unta Pernah Menjadi Hakim
- Jangan Narsis di Facebook Atau Bakal Kena Banned
- Wow…Ternyata Si Pembuat BlackBerry Itu Juga Tokoh di Industri Film
- [Full Pict] Ingin Tahu Proses Pembuatan Galon Air? Lihat Ini Deh.
- ‘Avatar’ Kembali Digugat dengan Tudingan Plagiat
- Inilah Jika Bentuk Konsol Game Dibuat Gedung
- 7 Hal Menarik yang Tidak Kita Ketahui Tentang Apple Inc.
- [Hati-hati] Satu URL Jahat ada di Hasil Pencarian Mesin Pencari Anda!
- Tiga Alasan Mengapa Facebook Menyalip Google
- Tahukah Kita Bahwa Tubuh Kita Adalah Password Kita


